Korupsi Pengadaan Sapi, Mantan Kepala Dinas Peternakan Trenggalek Divonis 1 Tahun

Trenggalek – Majelis hakim Pengadilan Negeri Trenggalek menjatuhkan vonis satu tahun penjara kepada mantan Kepala Dinas Peternakan (Disnak) setempat, Subro Muhsi Samsuri karena terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan sapi betina Rp 3,5 miliar tahun 2008.

Sidang putusan digelar Senin siang, sekitar pukul 13.00 WIB, bertempat di ruang sidang I Pengadilan Negeri Trenggalek dan disaksikan oleh puluhan mantan anak buahnya semasa bertugas di dinas peternakan sebelum akhirnya pensiun dan terjerat kasus korupsi tersebut.

Hukuman yang dijatuhkan terhadap Subro tidak hanya berupa pidana kurungan (fisik). Majelis hakim yang diketuai langsung oleh Kepala PN Trenggalek, Lasito tersebut juga mewajibkan terpidana mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 74 juta serta denda Rp 50 juta. Putusan tersebut sebenarnya jauh lebih ringan dari amar tuntutan jaksa yang menuntut mantan Kepala Disnak Trenggalek periode 2008-2009 tersebut hukuman selama 42 bulan atau 3,5 tahun penjara.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar dakwaan subsider pasal 197 jo pasal 34 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 yang diperbarui dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2010 tentang tindak pidana korupsi junto 55 KUHP. Terdakwa dinyatakan terbukti turut serta melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam jabatannya sebagai PNS Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek saat itu. “Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah berdasar dakwaan sekunder. Sedangkan untuk dakwaan primer, ia kami nyatakan bebas karena tidak terlibat langsung. Namun sebagai penanggung jawab anggaran, terpidana tidak mungkin bisa lepas tangan begitu saja,” kata Lasito dikonfirmasi usai sidang.

Lebih lanjut ia menjelaskan, putusan tersebut diambil lantaran terdakwa terbukti memerintahkan pelaksana proyek maupun pengawas di internal dinasnya untuk melakukan beberapa hal sehingga menyebabkan terjadinya kerugian negara.

Selain itu, dalam pertimbangan hukum yang disampaikan majelis hakim, terdakwa dalam proyek tersebut tidak pernah mengajukan klaim jaminan tentang pelaksanaan kegiatan kepada pihak asuransi. Padahal sesuai Kepres nomor 80 tahun 2003, setiap pelaksanaan proyek wajib memasukan jaminan pelaksanaan.

Terdakwa selaku penguna sekaligus penanggung jawab anggaran proyek pengadaan sapi betina juga tidak melaksanakan kontrol kegiatan dengan baik sehingga terjadi kerugian negara (korupsi). “Padahal, saat kegiatan tersebut nyata-nyata sapi yang disediakan rekanan tidak memenuhi spesifikasi,” tandas Lasito.

Subro semakin sulit terhindar dari jerat hukum karena berdasar hasil persidangan sebelumnya, pria asli Kota Kediri ini berani menerbitkan Surat Perintah Pembayaran Langsung (SPPLS) untuk pencairan dana proyek sebesar Rp 3,5 miliar kepada PT Bintang Sakti sebagai pemenang tender. Padahal, saat itu pelaksanaan proyek nyata-nyata masih bermasalah.

Menanggapi putusan tersebut, Subro MS setelah berkonsultasi dengan penasehat hukumnya saat itu juga langsung menyatakan akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Timur di Surabaya. Sementara di pihak lain, tim jaksa penuntut umum masih menyampaikan akan fikir-fikir atas putusan satu tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim kepada terdakwa.

Diberitakan, kasus ini mencuat sejak Pemkab Trenggalek pada tahun 2008 melaksanakan kegiatan pengadaan proyek sapi betina senilai Rp 3,5 miliar di lingkup Dinas Peternakan. Nilai dana tersebut untuk pengadaan sapi betina sebanyak 310 ekor. Namun pada pelaksanaan proyek tersebut bermasalah. Selain tidak memenuhi spesifikasi, jadwal pelaksaan proyek tidak sesuai kontrak. (Destyan destyan)

Sumber: antarajatim, Senin, 25 April 2011

Sumber Foto: pn-trenggalek.go.id

Pos ini dipublikasikan di HUKUM - KRIMINAL, NASIONAL, WATA JATIM. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s