kasus Pidana Pencucian Uang

 

Manipulasi Data Eksternal, Dhana Diancam 20 Tahun Penjara

 Image

Jakarta- jayaposindonesia.wordpress.com: Terdakwa perkara pidana pencucian uang, Dhana Widyatmika, didakwa pasal menerima suap dan melakukan pencucian uang. Dhana pun terancam pidana 20 tahun penjara.

“Pelanggaran pidana pasal 12 b ayat 1 UU No 20 tahun 2001,” ujar jaksa Wisman Tanu dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (2/7/12) kemarin.

Dalam sidang yang dipimpin Herdy Agustin sebagai hakim ketua. Dhana yang mengenakan batik biru terlihat serius mendengarkan dengan seksama isi dakwaan setebal 39 halaman itu.

“Pasal 3 UU No 8 tahun 2010, tentang pencegahan dan pemberantasan pencucian uang,” ucap Wisman.

Dhana juga diduga menerima uang sebesar Rp 3,4 miliar pada 2006 lalu dari PT Mutiara Virgo. Uang yang diterima Dhana dari restitusi pajak, Kantor Pelayanan Pajak Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Uang Rp 3,4 M, itu oleh Dhana ditransfer ke rekening Mandiri milik Neni Noviandini untuk pembelian pembayaran rumah di Jalan Pemuda Rawamangun atas nama Herly Isdiharsono. Sedang sisa Rp 2 miliar untuk kepentingan pribadi,” paparnya

Dalam kasus ini, terdakwa Dhana bersama rekannya, Firman dan Salman menggunakan data eksternal untuk melakukan penghitungan. Seharusnya negara seharusnya menerima pendapatan pajak dari PT KTU.

“Tapi negara malah harus membayar, karena ada perhitungan yang tidak valid dari perhitungan dari data eksternal nilainya Rp 1,28 miliar,” jelasnya. @ags (hrd)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s