Bupati Tulungangung “ Good Father “

 

Image

 

Ir. Heru Tjahyono,MM

 

 

Tulungagung Jatim- (jayaposindonesia.wordpress.com), Tidak berlebihan dengan apa yang diperbuat, diinagurasikan melalui sikap tauladan dn memperhatikan serta merta membahagiakan warga Tulungagung, yang pada hakekatnya bertolak belakang dengan tugas-tugas dan kebutuhan energi dan pikiran yang berat sekali dalam mengemban tugas setiap harinya. Inilah visualisasi stakeholder kita, Bapak Ir.Heru Tjahyono,MM sebagai Bupati Tulungagung. Apa yang disuguhkan dalam bentuk nyata berupa kebun binatang mini di areal pendopo, dimana tidak ada curahan kesusahan melainkan kebahagiaan yang di dapat dari orang tua untuk mengajak putra-putrinya melihat dan menikmati aneka ragam binatang, burung, ikan, kijang, penyu,dll.Belum lagi rasa keteduhan batin dan perasaan ikut melakukan pembelajaran diri terhadap putra-putri kita, menjadi seorang pemimpin.Disamping rasa kependepan bergayut dalam benak orang tua yang menjadi paradigma tersendiri . Pernyataan pusat kebahgiaan kecil layak kita cetuskan dikarenakan investigasi polling ungkapan secara langsung baik anak-anak maupun orang tua dengan pernyataan “ very happy ‘”

Untuk ini marilah kita bersama-sama secara bijak dan syariat menyatakan perilaku ini adalah perilaku yang mulia.Janganlah berasumsi melalui praduga yang negative.Apa yang ditulis melalui nama Taman Kusumaning Bangsa bilamana kita artikan citra masyarakat/warga yang berbuat kebaikan/keharuman untuk orang lain mendapatkan sesuatu kebahagiaan. Sikap menghormati orang lain dn rela berkorban untuk kebahagiaan orang banyak merupakan teladan untuk  aanak cucu kita, maupun diri kita sendiri.Setiap hari minggu pendopo Kabupaten Tulungagung melakukan Opening house dengan keramah tamahannya, setidaknya kita juga opening Health terhadap penilaian kebaikan seseorang dengan kejujuran.Sangatlah pantas Bupati Tulungagung disebut “good Father” Tulungagung.

Wajar saja jika terjadi pro dan kontra, tetapi melihat realitanya marilah kita belajar untuk berjiwa besar membenarkan kebaikkan yang terjadi dan janganlah sebaliknya dengan muatan-muatan kepentingan yang lain.(hardi)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s